Selasa, 30 April 2013

Lingkungan Global Perusahaan


ALASAN PERUSAHAAN GO INTERNASIONAL
1.    Pasar global memberikan peluang yang besar dan pengembalian yang lebih tinggi atas investasi untuk bisnis dengan kemampuan dan tekad untuk berhasil dalam lingkungan yang sering dikenal.
2.    Penurunan pasar dalam negeri dan peluang yang cerah diluar negeri
3.    Untuk menggunakan kelebihan kapasitas produksi
4.    Untuk mengurangi resiko beroperasi disuatu pasar geografis

PERJANJIAN INTERNASIONAL dan ALIANSI EKONOMI
1.    GATT
Bertujuan untuk menetapkan seperangkat aturan untuk mengatur dan menyelesaikan konflik dalam perdagangan internasional
2.    ECONOMIC ALLIANCES
European Community (EC) Didirikan pada 1958. Pada saat ini memiliki 12 anggota negara.
Perjanjian EC meliputi:
a)    Penghapusan hambatan perdagangan antara negara – negara anggota untuk memungkinkan pergerakan bebas barang, orang dan modal.
b)    Penciptaan standar produk teknis yang seragam diantara negara anggota
c)    Penciptaan seperangkat seragam peraturan keuangan
3.    NAFTA
NAFTA menciptakan aliansi ekonomi antara amerika, mexico, dan kanada pada 1 januari 1994. Nafta menyediakan penghapuskan tarif bertahap dan hambatan nontarif pada perdagangan regional selama 10 tahun. Juga menetapkan perdagangan bebas produk pertanian antara mexico dan amerika selama 15 tahun.
4.    ASEAN
ASEAN diratifikasi pada 1967 oleh singapura, thailand, malaysia, Indonesia, dan filipina. Brunei darusalam baru bergabung pada 1984 ketika mencapai kemerdekaannya. ASEAN telah menghasilkan kerjasama dalam bidang pendidikan, pengendalian populasi, dan pertukaran budaya. Ada juga pembagian minyak mentah dan produk minyak bumi.


5.    MNC
Adalah organisasi yang melakukan bisnis di 2 negara/lebih. Biasanya perusahaan – perusahaan ini memiliki kantor penjualan dan fasilitas manufaktur diberbagai negara.

FOKUS MANAGEMENT
1.    Aspek keputusan organisasi untuk memasuki pasar internasional
2.    Unsur – unsur utama dari lingkungan internasional dan dampaknya terhadap bisnis
3.    Penerapan fungsi manajerial dalam konteks internasional

KEPUTUSAN MNC
1.    Internasional market to be served
Menargetkan suatu negara untuk expansi internasional yang melibatkan pertimbangan banyak aspek lingkungan calon negara. Bisnis internasional banyak menekankan ukuran pasar di negara calon tuan rumah, Kekayaan negara konsumen (pendapatan perkapita), dan mudah dalam melakukan bisnis dipasar. Dalam menilai kriteria yang terakhir, organisasi mempertimbangkan komunalitas, hubungan pemerintah dengan bisnis, dan ketersediaan karyawan dengan keterampilan yang bisnis butuhkan.
2.    Product of services to be marketed
Apakah produk atau jasa yang harus organisasi hasilkan dipasar organisasi ? dalam menjawabnya, banyak perusahaan memilih untuk metode shot-in-the-dark: beberapa perusahaan menggunakan pendekatan internasional bertahap.
3.    Mode of entry
a)    Sourcing. Sumber penggunaan tenaga kerja dinegara – negara dimana biaya tenaga kerja berada pada tingkat rendah.
b)    Export. Melibatkan penjualan produk dipasar internasional tanpa mendirikan fasilitas manufaktur disana.
c)    Foreign activities. Keputusan ini biasanya menidirikan fasilitas produksi dan pemasaran dinegara tuan rumah. Asosiasi ini biasanya mengambil bentuk lisensi atau usaha patungan.
d)    Direct investment. Bisnis membeli/membangun fasilitas manufaktur diluarnegeri untuk sejumlah alasan. Direct investment mengurangi fasilitas biaya manufaktur karena tenaga kerja dan biaya lainnya lebih rendah. Juga memungkinkan bisnis untuk menghindari tarif dan biaya pemerintah lainnya yang dikenakan terkait dengan ekspor.

LINGKUNGAN MNC
1.    Budaya. Masyarakat yang berbeda memiliki budaya yang berbeda. Keragaman budaya ini mempengaruhi persepsi individu dan perilaku individu.
2.    Ekonomi. Pengaruh ekonomi suatu negara tuan rumah secara substansial mempengaruhi kinerja MNC. MNC harus selalu menyadari stabilitas ekonomi masing – masing negara tuan rumah dan diawasi secara ketat.
3.    Politik. Pengaruh politik dilingkungan tuan rumah secara substansial dapat mempengaruhi semua fungsi manajerial dari MNC dan dapat menentukan keberhasilan akhir dari operasi internasional MNC.
3 faktor paling signiikan mempengaruhi operasi MNC dan kinerjanya :
a)    Sikap pemerintah
b)    Efisiensi pemerintah
c)    Stabilitas pemerintah
4.    Teknologi. Manager internasional harus menentukan bagaimana tingkat teknologi dinegara – negara asing yang dapat mempengaruhi operasional dan sumber bahan baku, energi, dan transportasi mereka.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar